Dilema sahabat dan kekasih

| Selasa, 17 Mei 2011
           Hidup kita gak akan lepas dari orang lain. Kita ga akan bisa hidup sendiri, karena kita adalah makhluk sosial yang telah diciptakan oleh Yang Maha Kuasa, dengan bersuku-suku. berbangsa-bangsa dan yang jelas kita diciptakan berbeda jenis, laki-laki perempuan.
Kita, remaja pasti mempunyai banyak problem yang sulit diatasi atau sekedar berbagi cerita bahagia. Tapi dengan munculnya orang-orang tertentu yang bisa membantu, kita akan merasa lebih tenang.
Dan diantara orang-orang tersebut adalah sahabat dan pacar. Sahabat adalah orang yang biasanya selalu bersama kita, yang sering memberikan masukan-masukan untuk diri kita. Pacar adalah orang istimewa yang memberi pengaruh pada hidup kita.
Tapi buat kamu yang sudah punya pacar, tentu ruang gerak kita dengan sahabat tidak seluas saat kita jomblo. Seringkali terjadi kesalahpahaman atau perbedaan pendapat antara sahabat dan pacar. Kita yang berada di tengah sering bingung untuk memutuskan masalah itu dengan adil.
Beruntunglah bagi kamu yang punya "best friend" dimana dia mengerti kita dan juga pacar kita. Tapi, temen yang seperti itu sudah sulit dijumpai, karena kebanyakan "pagar makan tanaman", selain itu bisa juga kalau kita cewek dan sobat kita cowok, lambat laun sobat kita bisa menaruh hati pada kita, seperti pepatah jawa bilang " Witing tresno Jalaran Soko  kulina".
               Di sisi lain berbahagialah kamu yang punya pacar baik hati, pengertian dan tidak posesif  karena akan bisa membantu kita dalam hal apapun termasuk persahabatan.
Saat kita ada problem dengan sahabat, pacar adalah orang yang biasanya langsung kita beritahu. Sebaliknya juga, jika kita punya problem dengan pacar, sahabat adalah orang pertama yang mengetahuinya.
Tapi, bila sahabat kita mengutarakan cintanya, apakah kita akan memberitahu pacar?
Ya, lebih baik berkata jujur saja agar tidak ada ganjalan-ganjalan di hati.
Dalam kenyataan, kita sering bingung untuk memilih sahabat atau pacar. Kita sudah lama bersahabat dengan dia, dan kita tahu bagaimana perasaannya pada kita, padahal disisi lain hati kita tentu hanya untuk pacar kita.
Kita tidak bisa memilih sahabat, karena kita mencintai pacar. Tetapi juga tak bisa kita tinggalkan sahabat karena dia sudah lama bersama kita.
Semuanya tergantung pada hati kita, karena hatilah yang akan berbicara, menimbang baik buruknya.
Yang jelas diantara sahabat dan kekasih ada satu kondisi yang tidak dapat kita definisikan, karena kita tak akan pernah mampu menerimanya.

2 komentar:

  1. sip! makin mantab aja neeh!!!

    BalasHapus
  2. heheh kan sambil belajar mas, butuh banyak belajar dari mas Eko...xixixi

    BalasHapus

Next Prev
▲Top▲