Selamat Hari Radio Sedunia!!! Saya ucapkan selamat bertahan untuk rekan-rekan insan radio yang masih bertahan di tengah arus teknologi yang kian mumpuni.
Awal tahun 2021 dimana dunia hampir semua dibantu oleh teknologi. Teknologi yang semakin canggih yang dapat kita genggam kemana-mana.
Sama halnya dengan keberadaan radio, dulu radio adalah hiburan sekaligus sumber informasi bagi para pendengarnya.
Tahun 2010 keberadaan radio non konvensional yang hanya bisa didengarkan melalui internet, yang biasa kita sebut dengan radio streaming masih jarang bahkan masih sangat awam, tidak jarang orang mencibir apa sih radio radio streaming.
Padahal di tahun ini radio stremaing tidak hanya merajai platform digital namun banyak saluran audio seperti podcast yang pantas diperhitungkan.
Dulu di berbagai penjuru daerah suara-suara penyiar favorit masih gandang menemani para pendengar di rumah, tempat kerja, warung makan, SPBU, pusat perbelanjaan, bahkan di ladang. Hampir setiap rumah memiliki radio. Namun saat ini tidak semua rumah, bahkan sudah jarang ditemui keberadaan radio. Tidak hanya itu hanphone keluaran terbaru sudah jarang ditemui aplikasi bawaan radio band.
Tapi apakah radio sudah ditinggal pendengar fanatiknya? Apakah menyapa, menjawil sesama pendengar sudah tak bisa kita dengarkan lagi? Ataukah kita yang memang harus lebih pandai beradaptasi dengan kecanggihan teknologi saat ini?
Saya yang sudah menghabiskan lebih dari 10.000 jam siar sangat paham dinamika yang terjadi dalam dunia radio. Apalagi saat ini Pandemi Covid sangat berimbas pada pemasukan rekan-rekan broadcaster, mereka pasrah dengan potongan gaji. Bahkan tidak jarang banyak radio swasta gulung tikar dan beralih fungsi.
Namun radio bukan hanya sarana hiburan ataupun informasi, bagi kami mantan penyiar radio akan selalu dihati. Dari radio kita memiliki networking yang bagus, kita bisa memiliki wawasan yang lebih luas, dan pengalaman yang setiap saat bertambah. Mungkin itu baru dasarnya, belum kesan mendalam yang lain bagi setiap penyiar.
Sudah 1 tahun ini saya gantung mic meningglakan dunia ternyaman saya, dunia dimana seorang Dyasworo lebih dikenal, dunia radio yang membawa berjuta pengalaman bagi saya. Sebenarnya tawaran untuk masuk radio lain masih berdatangan, tapi semuanya harus ditinggalkan.
Saya tetap bisa menyapa pendengar melalui platform digital bernama "Spotify" Silahkan Download spotify melalui playstore, cari podcast D'jejes Podcast. D'Jejes Podcast adalah saluran Podcast saya. Saya tetap bisa berekspresi seperti saat masih di meja siar hanya saja interaksi dengan pendengar dilakukan sebelum atau sesudah memproduksi episode podcast.
Bukankah sudah saatnya kita bisa siaran sendiri? di saluran sendiri (ya walaupun platformnya nginduk sih) tapi kita bebas berekspresi tanpa harus terbentur aturan-aturan kaku.
Selamat tinggal dunia radio selamat datang di dunia Podcast :)


