Newest Post

Pahlawan Pembantai

| Senin, 24 November 2014
Baca selengkapnya »
Masih ingat sama Kenshi Himura? anime Jepang yang dulu ditayangkan SCTV jam 3 sore? Masih lekat dalam ingatanku animenya tayang dengan durasi 30 menit. Dulunya Kenshi adalah pembunuh bayaran berdarah dingin, paling keji, tapi karena ia sadar atas apa yang dia lakukan ya tobat gituh akhirnya. Dengan pedang mata terbaliknya dan tanda silang di pipi yang menjadi ciri khas sosok samurai ini. Perkenalanya dengan seorang gadis pemilik Dojo, Kaori membuat Kenshi jauh lebih baik. Tapi dia masih menjadi buron dari pemerintah, ataupun dari para samurai lain yang terobsesi bertarung bersamanya. Tak hanya Kaori yang menemani perjalanan Kensi tapi ada juga si Sanosuke Sagara dan murid pertama Kaori, Yahiko. Hemh penggemar manga ini pasti uda tau cerita detailnyakan?
Sabtu 22 November kemaren aku nonton Ruroni Kenshin the legend end, ya sequel terakhir dari aksi live para samurai. Sangat terkesan dengan Takeru Sato yang memerankan Kensin, dia berperan sangat all out, ngegemesin (kalo aku lho ya), dan penuh kejutan,
Belum lagi dengan tangisan dan tekad kuat si Kaori (Kaoru) tokoh ini diperankan Emi Takei, hemhh cantiknya natural banget. Mau versi kartun dan live actionya aku paling suka adegan Kenshi meluk Kaori trus ngomong tentang perpisahan. Hemh sedih... :'( tapi bagaimanapun keadanya si Kaori ini adalah cinta sejati Kenshi, bahkan dalan live action Rurouni Kenshi The legend end, Kaori yang tadinya pingsan berhari hari seketika bangun dan berada di pantai, seolah menyambut kedatangan kenshi, feeling kali ya dan dia bermimpi bahwa kenshi pulang, thats real pulang untuk musuh monster jijay Sisio Makoto manusia mumi, kalo versi anime suka banget sama Seta Soujiro soalnya dia cute cute binggo tapi kalo filmnya kurang cute. Si polisi Saito yang cool ituh hahaha gue sukak gaya lu!! Emmm yang lain ga perlu di paparin ya, capek nulisnya tapi yang jadi Megumi kok mirip sama BCL? I Swear :D.... Ending yang sangat luar biasa ketika musim gugur tiba dan Kenshi melamar Kaori untuk menjaga kedamaian yang sudah terbentuk :) kenapa ga sekalian endingnya dibikin merried sih yakkk huhuhu *ngarep bingiiittzzzz .
Mrinding itu pas ngliat Kenshin dan teman temanya menepi ke pantai, dan perdana menteri memberikan aba" untuk penghormatan kenshi Sang Samurai :) Weoowe bingit mungkin salah satu penghargaan karena sudah berhasil membunuh musuh pemerintah saat itu :)
Ahhh ngarep lagi Takeru sama Emi bisa maen film bareng ato jadian sekalian hahhah sukakkk natural banget kaya Cinta ama Rangga dech pokoknya :) latar yang sempurna untuk sebuah film yang mengangkat sejarah .

Pahlawan Pembantai

Posted by : DYASWORO
Date :Senin, 24 November 2014
With 0komentar

I LIKE DANGDUT Chalenge

| Kamis, 13 November 2014
Baca selengkapnya »
Sebuah euforia video chalenge menantang orang orang beken di negeri tercinta kita  menghias layar kaca beberapa waktu ini. Kreativ ato meniru ice bucket chalenge ya ? si  #ILikeDangdutChalenge ini,  tujuanya sih  memberikan bantuan untuk perbaikan pendidikan di Indonesia yang mengharuskan orang tersebut berjoget dangdut yang sebelumnya sudah memberikan donasi (minimal 50 ribu rupiah, kalo ga mau joget ya bayar 500 ribu)  dalam dropbox yang sudah disediakan. Setelah itu orang tersebut berhak menantang 3 orang yang dia kenal untuk melakukan joget i like dangdut . Selain mempertahankan dan mengeksiskan musik dangdut, program ini sangat menghibur.
Seperti semalam aku lihat Mayangsari n friends yang bergoyang i like dangdut dan menantang ibu menteri Susi Pudjiastuti. Ah ... kapan ya bu Susi bisa menjawab tantangan ini? seru n ga sabar pastinya pengen ngliat bu menteri nyentrik yang smart buat berjoged ria.
Nama - nama beken yang sudah berhasil menaklukan I Like Dangdut Chalenge adalah Dahlan Iskan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Siti Nurhaliza, Dirut Semen Gresik dan pastinya para selebriti Indonesia.
Yang pasti aku menunggu Jogetnya Pak Jokowi, Pak SBY, Bu Susi n siapa lagi ya? emm pak Prabowo sekalian deh hihihi. Karena ini program sosial untuk memajukan pendidikan Indonesia mudah mudahan yang memberikan donasi benar benar ikhlas ya dan tetap mau merakyat jangan cuma mendonasi tapi ga mau joget juga gregetnya jadi ilangkan?



I LIKE DANGDUT Chalenge

Posted by : DYASWORO
Date :Kamis, 13 November 2014
With 0komentar

Jalan Kaki

| Selasa, 11 November 2014
Baca selengkapnya »
Aku memang pejalan kaki, dan selalu menggunakan kendaraan umum ke tempat kerjaku.Apakah salah? Atau apa ya? seringnya melihat tatapan nanar, tatapan kasihan, atau tatapan menggoda para pengguna  motor yang melintas didekat tempatku menunggu bis yang akan mengantarkanku ke rumah. Mungkin dalam benak mereka aku dipikir ga punya motor, mungkin, ato ada alasan lainya? hemh biar saja saia masih suka begini kok toh kalo diitung itung uang yang saya keluarkan untuk membayar ongkos bis sama bensin yang kamu beli juga gedean ongkosku kok mbok yo ga usah kemayu ato kemaki to ya, saia juga udah punya motor sendiri ya. Ke pasar Ngadirojopun juga begitu, dua hari yang lalu aku dan adek mo ke ATM yang letaknya dekat pasar, disamping terminal sudah ngumpul kawanan abg alay yang ngliatin, merhatiin aku dan adekq. Kenapa heran ngliat orang cantik jalan kaki? memang respect para pengguna kendaraan di Wonogiri khususnya untuk pejalan kaki bisa aku bilang KURANG.Padahal banyak manfaat lebih yang bisa kita dapat dari jalan kaki, entah dari segi kesehatan ataupun pengetahuan.

Belum lagi dalam bisa yang aku tumpangi kemaren sore, aku berdiri didekat pintu karena memang tempat duduknya sudah terisi penuh. Aku berdiri tak jauh dari pintu, ditengah perjalanan aku melihat seorang bapak - bapak yang berdiri mendekatiku, aku pikir dia akan turun, ternyata tidak, tak lama kemudian seorang anak sekolah juga ikut berdiri tak jauh dariku pula. Aku lihat tempat duduk bapak bapak dan anak sekolah yang kini berdiri di sampingku, disana ada seorang laki laki umurnya 37an lhah ya. Tak lama seorang gadis duduk disana, tapi tak ada 2 menit gadis itupun berdiri bergegas meninggalkan orang itu. Sebenernya ada apa? aku masih bertanya .... tak lama suara jeritan anak sekolah perempuan membuat seisi bis berdiri, orang itu melakukan pelecehan seksual terhadap anak tadi. Si anak menangis dan teman temanya berusaha menenangkan. Kondektur bis hanya diam saja, tak ada usaha untuk menurunkan atau bagaimana. Bapak-bapak yang ada di sampingku tadi mengatakan bahwa orang itu mabok. " Pengen mukul tu orang mbak tadinya, tapi aku mengalah ", ungkapnya padaku.
Seisi bis masih memaki maki itu orang, dan dia tak merasa bersalah sedikitpun. Gadis tadi masih sesenggukan tangisnya. si Kondektur bis memanggil ayah dari orang  tersebut, untuk duduk mendampingi anaknya yang mabok. Ternyata si ayah malah duduk terpisah dengan si anak. Diapun juga tak merasa bersalah pada gadis itu, aku perhatikan tak ada maaf mewakili tindakan anaknya yang tak sopan itu. Malah aku lihat sesekali dia tertawa. Ini yang mabok anaknya apa bapaknya ya?
Dan di kursi paling belakang berjejer beberapa laki-laki yang berseragam P**, mereka tidak membuat suasana agar lebih kondusif tapi malah bikin ricuh. Padahal aku anggap mereka adalah golongan priyayi, tapi nyatanya...
Melihat kejadian itu aku bisa menarik kesimpulan bahwa masyarakat saat ini mengalami degradasi moral dan juga tepa slira. Tidak ada tindakan untuk mencoba membantu orang yang menjadi korban suatu masalah. Kebanyakan mereka menyindiri bahkan menertawakan. Semoga aku dan keluargaku bukan bagian dari mereka.

Jalan Kaki

Posted by : DYASWORO
Date :Selasa, 11 November 2014
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲