Hai readers, sesuai dengan janji saya di instagram tentang postingan saya mengenai Puncak Secokro.
Sebenernya gag ada planning buat jalan ke Secokro, tapi karena kakak ipar ngajakin jalan ya hayukk ajah :) maklumin akuh yang tukang mbolang inih ;)
Akses ke Secokro dari Purwantoro readers bisa ambil ke arah Bulukerto, kira kira masuk kurang lebih 3 km ada gapura kecil ke arah timur ambil jalan mengikuti jalan beraspal. Trus sampai melewati sungai Kepyar masih naik lagi dan kalo armada readers tidak kuat untuk nanjak sampai puncak mending titipin di rumah penduduk terakhir aja biar aman. Sampai parkir berikutnya kita mengisi buku tamu dan bayar parkir kalo Minggu 14 Mei 2017 kemaren parkir 1 sepeda motor 3ribu rupiah.
Puncak Secokro terletak di dusun Sumberejo Desa Bakalan Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri.
Perjalanan dilanjut dengan melewati askes jalan setapak kira-kira 1 km lagi untuk benar-benar bisa menikmati indahnya Puncak Secokro.
Dari pintu selamat datang disediakan kotak amal untuk pemeliharaan tempat wisata ini, seikhlasnya. Jadi g ada retribusi sama sekali.
Namanya saja puncak bukit, jadi siapkan air mineral atopun ketahanan fisik ya gaes untuk bisa ke puncaknya.
Setelah sampai Puncak Secokro ada berbagai area pilihan untuk selfie, ada jembatan cinta yang benar-benar menghubungkan bukit 1 dengan bukit yang lainnya, dan hanya boleh untuk 4 orang saja.
Ada lagi papan cinta yang darisana kita bisa lihat indahnya kota tetangga Ponororgo.
Banyaknya rumah pohon, yaps rumah pohonya gag cuma satu, dan ini bener-bener rumah pohon nempel banget dan butuh keberanian serta adrenalin yang tinggi untu bisa manjat di rumah pohon ini.
Setiap tempat selfi juga disediakan kotak amal, jadi kita bisa ngasih seikhlasnya gaes.
Bukit ini cukup tandus, dan bisa dibilang panas kalo kita lagi ngantri foto selfie :(
Ada yang menarik selain pemandangan yang ditawarkan lhoh, ada tulisan dengan aksara Jawa yang mana saya sendiri sudah lupa apa artinya hahhahah *LOL
Over all setelah melewati akses yang lumayan menguras tenaga kita bisa lihat keindahan dari Wonogiri Timur daerah perbatasan seperti Ponorogo, Magetan dan lainnya.
Oh iya kita sempet ngobrol sama penjual es dawet di seputar lokasi wisata, lupa engga nanya nama, menurut si Ibu wisata sepi kalo hari biasa, dan rame kalo hari Minggu dan tanggal merah.
Kami juga sempat ngobrol ngalur ngidul tentang Masjid Tiban di Purwantoro yang dulunya terkenal angker, tapi sekarang sudah tidak terlalu mistis, karena penjaganya sudah berbeda. dan menurut Ibu itu, Chris Jhon (petinju Indonesia) setiap mau bertarung selalu meminta petunjuk di Masjid tiban tersebut. Banyak orang kota yang kesana juga untuk meminta berkah dan petunjuk. Tapi kami lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang, dengan usaha sendiri dan yang pasti berdoa kepada Allah SWT. "Yang wajar dan biasa-biasa saja" kata Ibu tersebut.
Puncak Secokro ini dikelola oleh Karang Taruna setempat, mereka membuka kantin yang menyediakan aneka makanan dan minuman serta merchandise dari Puncak Secokro seperti tshirt gelang gantungan kunci dsb.
FYI Readers, puncak Secokro ini sangat tepat utuk membidik sunset atopun sunrise, bahkan banyak juga yang camping di bukit ini.
Demikian readers cerita saya mengenai Puncak Secokro, Ayo berpetualang ke Wonogiri, biar kita makin tahu dan cinta tentang Kabupaten yang tahun ini berusi 276 tahun. And yang pasti Uda ga penasaran lagi deh sama yang namanya Secokro :) the beautifull places on East Wonogiri.
*Ditulissambilmenikmaticakue,tahupetisdansecangkirchocolatosSelasa160517
Sebenernya gag ada planning buat jalan ke Secokro, tapi karena kakak ipar ngajakin jalan ya hayukk ajah :) maklumin akuh yang tukang mbolang inih ;)
Akses ke Secokro dari Purwantoro readers bisa ambil ke arah Bulukerto, kira kira masuk kurang lebih 3 km ada gapura kecil ke arah timur ambil jalan mengikuti jalan beraspal. Trus sampai melewati sungai Kepyar masih naik lagi dan kalo armada readers tidak kuat untuk nanjak sampai puncak mending titipin di rumah penduduk terakhir aja biar aman. Sampai parkir berikutnya kita mengisi buku tamu dan bayar parkir kalo Minggu 14 Mei 2017 kemaren parkir 1 sepeda motor 3ribu rupiah.
Puncak Secokro terletak di dusun Sumberejo Desa Bakalan Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri.
Perjalanan dilanjut dengan melewati askes jalan setapak kira-kira 1 km lagi untuk benar-benar bisa menikmati indahnya Puncak Secokro.
Dari pintu selamat datang disediakan kotak amal untuk pemeliharaan tempat wisata ini, seikhlasnya. Jadi g ada retribusi sama sekali.
Namanya saja puncak bukit, jadi siapkan air mineral atopun ketahanan fisik ya gaes untuk bisa ke puncaknya.
Setelah sampai Puncak Secokro ada berbagai area pilihan untuk selfie, ada jembatan cinta yang benar-benar menghubungkan bukit 1 dengan bukit yang lainnya, dan hanya boleh untuk 4 orang saja.Ada lagi papan cinta yang darisana kita bisa lihat indahnya kota tetangga Ponororgo.
Banyaknya rumah pohon, yaps rumah pohonya gag cuma satu, dan ini bener-bener rumah pohon nempel banget dan butuh keberanian serta adrenalin yang tinggi untu bisa manjat di rumah pohon ini.
Setiap tempat selfi juga disediakan kotak amal, jadi kita bisa ngasih seikhlasnya gaes.
Bukit ini cukup tandus, dan bisa dibilang panas kalo kita lagi ngantri foto selfie :(
Ada yang menarik selain pemandangan yang ditawarkan lhoh, ada tulisan dengan aksara Jawa yang mana saya sendiri sudah lupa apa artinya hahhahah *LOL
Over all setelah melewati akses yang lumayan menguras tenaga kita bisa lihat keindahan dari Wonogiri Timur daerah perbatasan seperti Ponorogo, Magetan dan lainnya.
Oh iya kita sempet ngobrol sama penjual es dawet di seputar lokasi wisata, lupa engga nanya nama, menurut si Ibu wisata sepi kalo hari biasa, dan rame kalo hari Minggu dan tanggal merah.
Kami juga sempat ngobrol ngalur ngidul tentang Masjid Tiban di Purwantoro yang dulunya terkenal angker, tapi sekarang sudah tidak terlalu mistis, karena penjaganya sudah berbeda. dan menurut Ibu itu, Chris Jhon (petinju Indonesia) setiap mau bertarung selalu meminta petunjuk di Masjid tiban tersebut. Banyak orang kota yang kesana juga untuk meminta berkah dan petunjuk. Tapi kami lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang, dengan usaha sendiri dan yang pasti berdoa kepada Allah SWT. "Yang wajar dan biasa-biasa saja" kata Ibu tersebut.
Puncak Secokro ini dikelola oleh Karang Taruna setempat, mereka membuka kantin yang menyediakan aneka makanan dan minuman serta merchandise dari Puncak Secokro seperti tshirt gelang gantungan kunci dsb.
FYI Readers, puncak Secokro ini sangat tepat utuk membidik sunset atopun sunrise, bahkan banyak juga yang camping di bukit ini.
Demikian readers cerita saya mengenai Puncak Secokro, Ayo berpetualang ke Wonogiri, biar kita makin tahu dan cinta tentang Kabupaten yang tahun ini berusi 276 tahun. And yang pasti Uda ga penasaran lagi deh sama yang namanya Secokro :) the beautifull places on East Wonogiri.
*Ditulissambilmenikmaticakue,tahupetisdansecangkirchocolatosSelasa160517





0 komentar:
Posting Komentar