Sudah dua tahun terakhir ini lama tak kunikmati hamparasn pasir yang luas dan ombak yang berdebur, mungkin karena rutinitasku sehari-hari jadi belum bisa untuk menikmati indahnya pantai, terakhir ke pantai itu sama temen-temen radio pas tahun baru 2012, waktu itu ke Indrayanti, Sundak, dan Siung.Bicara mengenai pantai, untuk pantai di kawasan Pacitan aku sangat terpesona melihat Klayar yang elok nan rupawan, tetapi untuk Gunung Kidul, dimana untuk saat ini masyarakat berbondong-bondong ingin ke Indrayanti, tetapi berbeda denganku, aku punya referensi sendiri yaitu Ngobaran beach, mungkin masih asing untuk kamu ya... hehhe sama sebenarnya tetapi aku sangat tertarik dan penasaran untuk melihat keindahan pantai ini.
Sabtu, 6 Juli 2013 aku berangkat bersama anggota keluargaku yang lain, start dari rumah jam 08.00 pagi... tentunya jalur yang tercepat menuju Gunung Kidul adalah melewati Pracimantoro, tepatnya di samping terminal Pracimantoro, di sepanjang jalan ada situasi yang menarik yaitu di kantor pos Wuryantoro, dan kelurahan di Pracimantoro, serta di daerah Gunung Kidul.... aku melihat warga berjubel dan mengantri untuk mendapatkan BLSM. Hemhh semoga BLSM benar-benar diberikan kepada orang yang membutuhkan. kok malah OOT sihhh back to the line.... karena memang aku belum mengetahui secara pasti letak pantai nan cantik ini akhirnya kami tersesat keblasuk hahah nanya-nanya sampai 4x..... dah gitu jalannya wooww banget naik turun dan sempit, cuma bisa dilewati 1 mobil, sampai di Pantai Ngobaran sekitar pukul 12.00
hehhe gara-gara keblasuk tadi sihh tapi tak apalah kami langsung lunch disini dengan menu Udang goreng tepung yang perkilonya Rp.80.000,- lumayan murah sihh selesai makan kami langsung menuruni tangga untuk menuju pantai. Yang paling menarik perhatian adalah adanya pura di atas pantai dan dikelilingi oleh patung Hindu, dan ada juga patung Semar, tetapi sayang disitu tak kujumpai juru kunci hingga akhirnya hanya bisa ceprat cepret saja. Pantai dengan karang dan tebing yang mempesona, ombak yang cukup menggoda karena tak terlalu besar membuat daya tarik wisatawan di sini, walaupun ramai tetapi masih kurang ramai tak terlalu crowded seperti Baron ataupun Indrayanti, mungkin suatu saat nanti ya hehhe akan crowded xiixixxi
puasss di Ngobaran perjalan di lanjutkan ke Ngrenehan ternyata pantai ini lebih tenang ombaknya heheh banyak anak kecil yang berenang dan dibiarkan begitu saja oleh orang tua mereka. pantai ini banyak nelayannya bahkan perahu-perahu berjejer rapi di tempat ini, tetapi pengunjung malah bisa dibilang cukup sepi, terdapat juga tempat pelelangan ikan, ikan sekilonya 20 ribu mentah, 25 ribu mateng, cumi mentah 30, mateng 40 ribu, kepiting 50 yang mentah dan matengnya 60 aku pulang membawa kepiting dan cumi masing-masing sekilo dan semuanya matang, karena klo beli mentah bakal repot xixixi n bau huhuh
okey perjalanan ke Ngobaran n Ngrenehan cukup dulu lain hari n kesempatan mau ngulang lagi hahhahah satu yang terlewati adalah pantai Nguyahan yang bersebelahan dengan Ngobaran.
dan waktunya pulang.... kita lewati jalan yang berbeda tapi cepet juga sih jam 4 sudah sampai Pracimantoro mampir ke Karst tapi uda tutup ya sudah akhirnya langsung pulang. Perjalanan yang menyenangkan trimakasih masku sayang dan adikku sayang hugs





0 komentar:
Posting Komentar